Arsip untuk September 2007




San Chai (Barbie Hsu) Dapat Kejutan Rp.164 Milliar

Taiwan, Vic Zhou Kekasih Barbie Hsu Memberikan Hadiah Sebuah Cincin Berlian Merk Channel Senilai Rp. 164 Milliar atau NT4 600 Juta Bintang Meteor Garden Tersebut Girang Bukan Kepalang dikutip detiknews pada Asian Entertainment News.

Cincin Berlian itu mereka beli di pameran eksklusif di Taiwan secara tidak sengaja saat mereka di undang sebagai tamu undangan khusus

Oleh Channel yang juga dara salah satu tv Mars mereka di persilahkan untuk mencicipi perhiasannya, Ternyata San Chai Tertarik Bukan Kepalang Sampai Ga Mau Dilepasin. Ternyata Sang Kekasih (salah satu anggota Boy Band F4)Tau Maka Di Belilah 1 Karat Cincin Berlian Tersebut.

Ketika Ditanya San Chai Berkata “Cincin Ini Adalah Pemberian Seorang Laki-Laki Yang Membuat Hidup Saya Lebih Hidup”.sanchai_t.jpg

Iklan

Add a comment September 28, 2007

Menyongsong Ramadhan Nan Suci

Persiapan Menyongsong Ramadhan PKPU Online Rhamadhan telah diambang pintu, tanpa kita rasakan waktu bergulir begitu cepat,kita telah berada dibulan Sya’ban, bulan yang menjadi bulan ibadah istimewa untuk Rasulullah selain bulan Ramadan, Usamah bin Zaid berkata kepada Rasulullah SAW ” Ya Rasulullah saya tidak pernah melihatmu berpuasa dalam satu bulan dari bulan-bulan yang ada seperti puasamu dibulan Sya’ban? Rasul Bersabda ” itulah bulan yang manusia lalai darinya antara Rajab dan Ramadan.

Dan merupakan bulan yang didalamnya diangkat semua amal kepada Rabul alamin. Dan saya suka diangkat amalan sedangkan saya dalam keadaan berpuasa”. (HR. Imam Nasai). apa yang harus kita persiapkan dalam rangka menyongsong kedatangan tamu agung ini ?.

Ada beberapa hal yang harus kita persiapkan agar kita mampu untuk mengisi bulan yang penuh berkah ini dengan kegiatan yang dapat menambah bobot umur kita ketika kita menghadap Allah SWT.

Kenapa kita melakukan persiapan ini ?
Setiap Waktu-waktu yang kita lewati masing-masing mempunyai kelebihan dan keutamaan yang berbeda, maka kita harus bisa memperlakukannya secara proposional dan cerdas. Termasuk dalam menyiapkan kedatangan bulan suci Ramadan yang banyak mempunyai keutamaan.

Karena didalam Ramadan adalah bulan diwajibkannya puasa, dianjurkan memperbanyak amalan sunnah, dianjurkannya memperbanyak memberikan santunan, serta memperbanyak membaca Al-Quran. Disamping itu bulan Ramadan adalah bulan pengendalian diri dari syahwat perut, dari hawa nafsu serta pengendalian anggota tubuh dari hal-hal yang dapat mengurangi nilai puasa.

  1. Persiapan pribadi
    Secara pribadi kita harus mempersiapkan kedatangan bulan ini secara optimal, karena persiapan ini akan mempengaruhi baik tidaknya kita mengisi amaliah ramadhan. Diantara persiapan pribadi yang harus kita lakukan adalah sbb:

    1. Persiapan Secara Ruhi.
      Ini adalah persiapan yang paling utama karena kekuatan ruh inilah yang akan menjadi motor penggerak segala bentuk ibadah kita sebelum, ketika dan pasca ramadhan. Maka itu apabila kita membaca sirah Rasul SAW, betapa persiapan beliau dari sisi ini sangat luar biasa, yaitu dengan melaksanakan puasa sya’ban.Hal tersebut beliau lakukan dalam rangka mempersiapkan dan menyongsong kedatangan bulan Ramadhan. Disamping itu kita dianjurkan untuk banyak istighfar dan memohon serta memberi maaf agar kedatangan bulan suci kita sambut dengan hati bersih dari segala bentuk dosa dan perselisihan, rasa dengki dan penyakit-penyakit hati yang lainnya.Dan hal lain yang harus dilakukan dalam persiapan ruhi adalah banyak berdoa kepada Allah agar DIA menyampaikan kita kepada bulan Ramadhan. Ma’la ibn Fadl berkata “Para salafus shaleh berdoa selama 6 bulan agar mereka disampaikan hingga bulan ramadhan dan kemudian berdoa(pasca Ramadhan-pent) selama 6 bulan agar ibadah mereka diterima”.

      Yahya Ibn Katsir berkata ” diantara doa yang dibaca oleh para salaf adalah Ya Allah selamatkan aku hingga bulan ramadhan dan karuniakan aku ramadhan dan terimalah ibadah-ibadahku pada bulan ramadhan”

    2. Persiapan Secara Fikri.
      Ramadhan adalah bulan didalamnya diwajibkan bagi kita untuk beribadah puasa yang mana dalam setiap ibadah kita harus mengerti ilmunya agar ibadah yang kita lakukan dapat sesuai dengan aturan yang telah ditentukan oleh Allah dan dicontohkan oleh Rasul-NYA. Maka persiapan ini pun tidak kalah pentingnya, untuk itu kita harus kembali membaca dan menelaah buku-buku yang berbicara tentang puasa agar kita dapat mengetahui syarat dan rukun puasa serta hal-hal yang dapat membatalkan serta menghilang nilai puasa.Disamping itu dengan cara mengirim ucapan “Tahniah”(Selamat) kepada saudara atau teman dalam rangka memberikan image dan kabar gembira dengan akan datangnya bulan yang mulia ini. Hal tersebut telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW, sebg mana dalam sebuah hadits Rasulullah SAW bersabd ” telah datang kepada kalian bulan Ramadhan, bulan yang penuh berkah yang telah didalamnya diwajibkan bagi kalian berpuasa, disitu Allah membuka pintu-pintu syurga dan menutup pintu-pintu neraka serta para syaitan diikat, didalamnya ada sebuah malam yan lebih mulia dari seribu malam barang siapa yang diharam/dihalangi untuk mendapatkan kebaikan malam itu sesungguhnya ia telah diharamkan dari segala kebaikan” (HR.Nasai dan Baihaqi ). Imam Ibnu Rajab Al-Hambali ketika mengomentari hadits ini berkata ” Hadits ini merupakan landasan agar kaum muslimin saling memberikan selamat dengan datangnya bulan Ramadhan”.
    3. Persiapan Secara Jasadi.
      Badan kita adalah salah satu komponen yang penting yang juga harus kita persiapkan dalam menyongsong bulan ramadhan, karena tanpa badan yang sehat kita tidak akan mampu melaksanakan kegiatan termasuk dalam masalah ibadah puasa, dalam hal ini Rasul SAW bersabda ” Seorang mu’min yang kuat lebih baik dan lebih dicintai dari mu’min dhaif dan didalam kedua ada kebaikan”.Dari hadits ini rasul mendorong kita untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh karena ini sangat dicintai oelh Allah, sebab ini merupakan salah satu modal penting dalam melaksanakan segala perintah Allah dan Rasul-NYA. Maka cara yang paling tepat adalah dengan cara mengadakan latihan puasa sunnah menjelang datangnya bulan ramadhan, sebagaimana yang telah dicontohkan oleh Rasul SAW.
    4. Persiapan secara Akhlaqi.
      Imam Ghazali dalam bukunya Ihya – Ulumuddin berkata “Ketahuilah bahwa puasa terbag dalam 3 tingkatan, Puasa umum, puasa khusus, dan puasa khususil khusus” (Ihya-jld 1/277). Imam Ibnu Rajab Al-Hambali berkata ” Tingkatan kedua orang puasa adalah yang puasa di Dunia ini karena karena Allah, maka ia menjaga kepala dan apa yang dibawahnya, menjaga perut dan apa yang di sekelilingnya dan mengingat mati serta pasca kematian, orientasi hidupnya akherat maka hari Iednya adalah hari bertemu dengan Rabnya dan hari kebahagiannya adalah hari ketika ia melihat Rabnya”.Dari perkataan dua ulama ini menunjukan bahwa ada diantara orang yang berpuasa hanya mendapatkan keletihan tanpa ada keistemewaan yang ia dapatkan dan ada juga jenis orang yang berpuasa dan mendapatkan keistimewaan yaitu orang yang dapat mempersiapkan diri dari sisi ahklaq, karena tanpa persiapan sisi ini puasa hanya akan menahan lapar dan haus saja tanpa mampu menjaga akhlaq sehingga puasa kita menjadi nihil dari sisi pahala.Hal itu sebagaimana yang dikatakan oleh Raulullah SAW ” “Berapa banyak orang yangg puasa namun mereka tdk mendapatkan dari puasa mereka kecuali lapar dan haus” (HR.Thabrani, Ahmad dan Baihaqi). Diantara akhlaq atau sikap yang harus dijaga dari saat ini sbb:

      • Menjaga penglihatan dan menghindarinya dari obyek yang tdk baik. Rasulullah SAW bersabda ” Penglihatan adalah panah dari panah beracun iblis” (HR…………….). Nabi Isa as berkata” penglihatan akan menimbulkan di dalam hati syahwat dan cukuplah itu sebagai sebuah kesalahan”
      • Menjaga lisan dari perkataan yang bathil dan tdk bermanfaat. Rasulullah SAW bersabda ” Apabila kalian sedang berpuasa janganlah berkata dengan perkataan kotor (keji) dan janganlah melakukan perbuatan bodoh (berteriak,mencela) apabila ada orang yang menghina katakan kepadanya bahwa saya sedang puasa” (HR.Muttafaq ‘alaihi). Maka ketika mampu menjaga lisan maka insya Allah kita akan terhindar dari puasa yang sia-sia namun ketika kita tidak mampu untuk itu maka puasa kita akan sia-sia, sebagaimana yang disinyalir oleh Rasulullah SAW “Barangsiapa yang tidak meninggalkan perkataan dan perbuatan bohong maka Allah tidak menperdulikan ibadah puasanya” (HR. Ibnu Majah).
      • Menjaga pendengaran dari hal-hal yang bathil.
      • Tidak memperbanyak mengkonsumsi makanan ketika berbuka. Memperbanyak makanan ketika berbuka adalah hal yang kurang baik karena akan menyebabkan.
    5. Persiapan Secara Materi
      Dari Abi Hurairah ra bahwasanya Rasulullah SAW bersabda “Rasulullah SAW bersumpah tidak ada bulan yang paling baik bagi orang beriman kecuali bulan Ramadhan, dan tidak ada bulan yang paling buruk bagi orang munafik kecuali bulan Ramadhan, dikarenakan pada bulan itu orang beriman telah menyiapkan diri untuk berkonsentrasi dalam beribadah dan sebaliknya orang munafik sudah bersiap diri untuk menggoda dan melalaikan orang beriman dari beribadah” (HR.Imam Ahmad).Sabda Rasul SAW yang berbunyi ” dikarenakan orang beriman telah menyiapkan diri untk berkonsentrasi dalam beribadah” diterangkan oleh para ulama sbb ” Hal itu dikarenakan orang beriman telah menyiapkan diri dari sisi materi untuk memberikan nafkah kepada keluarganya karena mereka ingin konsentrasi beribadah, sebab memperbanyak Qiyam lail menyebakan mereka harus banyak tidur diwaktu siang dan memperbanyak I’tikaf menyebabkan mereka tidak bisa untuk beraktifitas diluar masjid, hal ini semua menyebabkan mereka tidak bisa untuk melakukan aktifitas mencari ma’isyah, maka itu mereka mempersiapkan diri jauh-jauh hari sebelum datang bulan Ramadhan agar mereka dapat konsern dalam beribadah serta mendapatkan keutamaan bulan yang mulia ini”.Disamping hal tersebut diatas persiapan dari sisi materi penting juga kita laksanakan agar kita dapat mencontoh Rasulullah dari kedermawanan yang beliau contohkan ketika datang bulan Ramadhan sebagaimana yang riwayatkan dari banyak hadits. Dari kitab Shahihain Ibnu ‘Abbas ra berkata ” Rasulullah adalah manusia yang paling dermawan, dan beliau semakin dermawan pada bulan Ramadan ketika berjumpa dengan Jibril untuk bertadarus Al-Quran, kedermawanan Rasulullah ketika itu bagaikan angin yang berhembus, ” dari Riwayat Imam Ahmad disebutkan ” Ia tdak diminta sesuatu kecuali diberinya”. Maka tanpa persiapan dari sisi materi kita tdk akan mampu mencontoh dan mengikuti kedermawanan Rasulullah SAW.
  2. Persiapan dari sisi lingkungan.
    Lingkungan adalah faktor yang tidak dapat kita abaikan dalam menyiapkan diri menyambut kedatangan bulan suci Ramadan, sebab lingkungan mempunyai peranan yang sangat penting dalam mendukung proses pelaksanaan ibadah dibulan Ramadan.

    1. Rumah.
      Rumah adalah lingkungan yang paling utama dalam kehidupan seorang manusia, karena disitulah sebagian besar kehidupannya ia habiskan. Rumah merupakan nikmat yang harus disyukuri maka ketika Allah SWT mengazab orang yahudi bani Nadzhir mereka di azdab dengan mengeluarkan mereka dari rumah-rumah mereka (QS.59:2).Maka kita sebagai seorang muslim harus mengkondisikan tempat tinggal kita agar dapat menunjang kekhusuan amaliah ibadah kita selama bulan Ramadan. Diantara hal yang paling harus kita perhatikan dalam mengkondisikan rumah adalah masalah Media, terutama TV karena media ini adalah media yang sangat tinggi pengaruhnya dalam mengganggu kekhusuaan ibadah kita. Maka kita harus bisa meminimalisir dalam menggunakan media ini.
    2. Tetangga.
      Disamping rumah yang harus kita kondisikan juga para tetangga, yaitu dengan cara memberikan keterangan dan anjuran untuk menyiapkan kedatangan bulan Ramadan, dalam hal ini dapat kita lakukan dengan berkoordinasi dengan para tokoh apakah Pa’ RT / RW dan juga para kyai yang ada dilingkungan sekitar kita.
    3. Tempat Ibadah (Masjid/Mushalla).
      Tempat ibadah juga harus kita siapkan dalam menyambut bulan suci Ramadan, dengan 2 cara, pertama secara material yaitu dengan mengadakan pembersihan umum dan perbaikan. Kedua secara Immaterial yaitu dengan mengadakan acara Tau’iyah (Penyuluhan) tentang puasa dan pentingnya mengisi ramadan dg amalaiah secara optimal.
    4. Tempat Kerja dan Pasar.
      Biasanya Sebelum memasuki syahrul awakhir kita masih tetap mengadakan kegiatan dan aktifitas di kantor atau tempat-tempat kerja kita, maka kita juga harus mengadakan persiapan dengan melakukan penyadaran yang menyeluruh apakah dengan mengadakan pemasangan famplet, pengajian atau dengan mengirim email keteman-teman yang sekantor ttg Ramadan dan amaliah ibadah Ramadan.

Add a comment September 12, 2007

PERGURUAN TINGGI TERFAVORIT DI INDONESIA 2004

1. Survey PDAT
Data merupakan hasil survey Pusat Data dan Analisa TEMPO (PDAT) bulan November 2004.

2. Maksud Survey
Maksud survey ialah penyediaan informasi awal mengenai pandangan dan pengetahuan masyarakat, terutama di kota besar, terhadap kualitas perguruan tinggi. Dari survey ini akan diperoleh pula gambaran peringkat perguruan tinggi favorit dan terbaik di benak masyarakat.

3. Metodologi Survei

Survei peningkatan perguruan tinggi dilakukan di tujuh kota besar yaitu Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Makassar, dan Medan, dengan jumlah responden 1.100 orang. Cara pengambilan sampel adalah dengan cara stratified random sampling. Sampling error diperkirakan 3%. Survei dilakukan dengan wawancara tatap muka langsung dengan reponden. Responden terdiri dari responden panel siswa SMA kelas III yang berniat masuk perguruan tinggi dan responden panel orang tua yang memiliki anak siswa SMA kelas III yang berniat masuk masuk perguruan tinggi. Analisis yang digunakan analitis deskriptif untuk melihat tingkat awareness dan analisis multivariate thurstone untuk membuat peringkat secara simultan (multivariate).

4. Perguruan Tinggi Paling Diingat

Secara nasional, di kelompok perguruan tinggi negeri, Universitas Indonesia adalah universitas paling diingat atau memiliki tingkat awareness top of mind (TOM) paling tinggi (15,8%), sedangkan di kelompok perguruan tinggi swasta, tingkat TOM paling tinggi dipegang oleh Universitas Trisakti. Berikut ini peringkat 10 besar dari masing-masing kelompok.

Top of mind perguruan tinggi negeri (nasional) 2004
%TOM
1. Universitas Indonesia 15,8
2. Universitas Gadjah Mada 10,2
3. Universitas Hasanudin 9,9
4. Institut Teknologi Bandung 9,7
5. Universitas Airlangga 8,5
6. Universitas Sumatera Utara 8,5
7. Universitas Diponegoro 6,6
8. Universitas Padjadjaran 5,1
9. Institut Teknologi 10 November 2,8
10. Universitas Pendidikan Indonesia 1,5

Top of mind perguruan tinggi swasta (nasional) 2004
%TOM
1. Universitas Trisakti 1,3
2. Universitas Binas Nusantara 1,1
3. Unika Atma Jaya 1,0
4. Universitas Sanata Dharma 0,7
5. STIE Perbanas 0,6
6. Universitas Gunadarma 0,6
7. Universitas Surabaya 0,5
8. Universitas Islam Indonesia 0,4
9. Institut YAI 0,4
10. Universitas Atma Jaya Yogyakarta 0,3

5. Perguruan Tinggi Favorit Nasional
Suatu perguruan tinggi menjadi favorit masyarakat apabila, antara lain, lulusan perguruan tinggi tersebut mudah mencari kerja, pengajarannya berkualitas,fasilitas fisiknya bagus, dan sebagainya. Meskipun tidak sepenuhnya sama, agaknya dalam survey itu, secara implisit perguruan tinggi favorit diidentikkan dengan perguruan tinggi terbaik.

Perguruan tinggi negeri favorit (nasional) 2004

1. Universitas Indonesia
2. Institut Teknologi Bandung
3. Universitas Gadjah Mada
4. Institut Pertanian Bogor
5. Universitas Padjadjaran
6. Universitas Airlangga
7. Institut Teknologi 10 November
8. Universitas Diponegoro
9. Universitas Brawidjaja
10. Universitas Sumatera Utara

Perguruan tinggi swasta favorit (nasional)

1. Universitas Trisakti
2. Sekolah Tinggi Teknologi Telkom
3. Unika Atma Jaya
4. Unika Parahyangan
5. Universitas Surabaya
6. UII Yogyakarta
7. Universitas Kristen Indonesia
8. Universitas Pancasila
9. Universitas Atma Jaya Yogyakarta
10. Universitas Sanata Dharma

6. Faktor Penentu dalam Pemilihan Perguruan Tinggi
Dari hasil survei di atas dapat disimpulkan bahwa urutan alasan para responden mengatakan dan menilai mutu perguruan tinggi adalah seperti dicantumkan di bawah ini.

Alasan mengatakan perguruan tinggi terbaik
Jumlah %
Lulusan mudah dapat kerja 65,5
Nama besar perguruan tinggi 32,0
Pengajar berkualitas baik 19,4
Fasilitas fisik bagus 17,3
Metode belajar mengajar bagus 13,3
Seleksi penerimaan ketat 12,5
Biaya kuliah terjangkau 5,7
Lokasi kampus strategis 4,7
Kedisiplinan kampus tinggi 3,9
Status negeri 3,8
Lingkungan kampus asri dan aman 1,7
Menyediakan program beasiswa 0,6
Alasan-alasan lain 7,5

22 komentar September 12, 2007

GITA GUTAWA BENTUK GROUP BAND

Sukses di jalur solo, perambahan Gita Gutawa di dunia musik makin luas. Ini ditengarai, saat putri kondang Erwin Gutawa tersebut mencoba membentuk band. Dengan beranggotakan 8 orang yang kesemuanya cewek, dipastikan band bentukan Gita Gutawa ini akan membawa satu keunikan tersendiri.

Dari kedelapan cewek, Gita dan Alfa (drum) tercatat sebagai anggota paling muda. Mereka semuanya masih sekolah dan satu yang sudah kuliah. “Prinsipnya kita ngeband jangan sampai mengganggu sekolah,” selanya.

Pun begitu sampai detik ini, Gita belum punya pilihan pasti mengenai jalur yang akan ditempuh. Band kah atau solo. Menurutnya semua itu tergantung permintaan job. “Kalau mereka pingin bersama band, oke, kalau solo juga tak masalah. Tapi sampai sekarang lebih banyak permintaan solo,” jelasnya.

Secara lengkap dari kedelapan personil band yang belum bernama ini, terdiri Gita (vocal), Sashia (backing vocal), Icha (backing vocal), Alfa (drum), Rieke (piano), Sita (keyboard), Sheila (bass) dan Pipiet (gitar).

“Mengenai nama band belum ada , terserah nanti, mau dinamain Gitgut juga boleh,” ujarnya nyengir. “Tapi pastinya band ini merupakan step berikut dari karier solo, yang nantinya akan mendapatkan banyak pengalaman,” sambungnya. (kpl/wwn)

print“Kalau dikatakan band cenderung buat cowok, sepertinya kok rada salah, soalnya band cewek juga tetap bisa gila-gilaan. Malahan band cewek bisa kelihatan lebih unik,” ujar Gita, (11/9).

Nama besar orang tua seringkali menjadi beban bagi anak tatkala memilih profesi yang sama. Mengaku lebih suka menyebut beban itu sebagai tantangan, Gita Gutawa, anak perempuan musisi dan komposer kondang Erwin Gutawa, menyatakan dirinya ingin tampil dengan gaya sendiri tanpa harus mempermalukan ayahnya.”Gita ingin tampil sendiri, tapi jangan sampai malu-maluin papa,” katanya dengan gaya jenaka, dalam kesempatan peluncuran album perdananya, Gita Gutawa di Jakarta, Kamis (8/3).

Menjadi penyanyi profesional tanpa embel-embel nama besar orang tua, bagi pemilik nama lengkap Aluna Sagita Gutawa ini tampaknya bukan hal yang terlalu sulit.

Penampilannya dalam single hits YANG TERBAIK BAGIMU (JANGAN LUPAKAN AYAH) bersama Ada Band, membuktikan ia bukanlah pengekor popularitas orang lain termasuk ayahnya sendiri.

Menurut Erwin Gutawa, album perdana Gita merupakan proyek pertama yang digarapnya sebagai produser musik. Sebelumnya, anaknya itu beberapa kali tampil tidak dalam pertunjukan yang melibatkan dirinya.

“Dia nyanyi pertama kali di Istana Negara diiringi orkestra Dwiki Dharmawan, berikutnya dengan Ada Band, dan saya tidak pernah ada di dalamnya,” kata Erwin.

Meski demikian, Gita mengaku banyak menerima ilmu dari sang ayah, termasuk referensi musik dan lagu yang harus didengarkannya untuk menambah pengetahuan.

Selain itu, ia juga sudah cukup sering mengikuti sang ayah saat latihan orkestra, sehingga tanpa disadari pengetahuan dan pengalamannya juga tumbuh secara alami.

Di luar musik, Gita yang kini duduk di bangku kelas dua sebuah sekolah unggulan di Jakarta Selatan itu juga memiliki prestasi tinggi. “Saya tadi agak terlambat datang karena baru mengikut Olimpiade Biologi,” katanya. (*/bun)

8 komentar September 12, 2007

Aku Tak Pernah Berhenti

                              023.jpg  Aku Tak Pernah Berhenti

Berenang Dilautan Cinta

Membumbung Bersama Gelombang

Kudu Turun Lagi

Kadangkala Ombak Menolongku

Dan Suatu Saat Menghempaskanku

Akhirnya Cinta Menghempaskanku Sampai Disana

Dihulu Laut Yang Tak Ada Lagi Pantai

Lalu Aku Berteriak

Tempatmu Ada Dalam Hatiku

Tak Ada Yang Lain Kecuali Kau

Duhai Penglihatanku, Serpihan Pandanganku

Duhai Yang Menyelinap Dalam Inspirasiku

Duhai Totalitas Yang Keseluruhannya Lebih Aku

Cintai

Dari Semua Satu, Dari Sebagian Diriku Sendiri

Hasrat Yang Mencekam, Terpaku, Fana

Dalam Kekosongan Yang Lain

Berkeliaran Tanpa Tahu Dimana

Dan Pikiran-Pikiran Yang Berkeliaran

Seperti Percik Cahaya Yang Membekas

Pada Semburat Cahaya

Satukanlah Kami, Wahai Yang Maha Tunggal

Kami Bersaksi Sepenuhnya

Bahwa Tuhan Adalah Satu

Inilah Kejernihan Yang Terpancar Berkilau

Bagi Kilat

Inilah Renunganku, Hening, Lalu, Mengetahui, Menemukan

Inilah Lempung, Api, Cahaya, Bayangan, Lalu

Matahari

Dan Inilah Kehanyutan, Mengendur, Berpisah,

Bersatu

Dan Kehendak Tuhan

By : Ryev4

Add a comment September 7, 2007

Laman

Kategori

Tautan

Meta

Kalender

September 2007
S S R K J S M
« Agu   Okt »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

Posts by Month

Posts by Category